Senin, 05 Oktober 2015

Sugih tanpa banda

Bak mendapat durian runtuh.
Begitulah kira-kira rasanya. Pada tanggal 25 Agustus 2015, dilaksanakan hibah buku untuk menyambut hari baca internasional. Setiap siswa wajib membawa minimal satu buku untuk membuat pojok baca di kelas. Terhitung hampir 40 buku terkumpul dari kelas 3D.
Terdapat banyak ragam buku yang dikumpulkan. Mulai dari kisah nabi, cerita,dongeng, hingga pengetahuan populer. Betapa riangnya mereka bisa berbagi baca buku.
Ada satu buku yang selama ini saya cari, buku nya Prof. Umar Kayam. Sugih tanpa banda. Buku tersebut terasa ringan tapi dalam makna.
Membaca buku tersebut, seakan berdiri di depan perpustakaan sambil membaca Kedaulatan Rakyat.

Selasa, 15 September 2015

Materi IPS Kelas 5


Bab I Peninggalan Sejarah dari Masa Hindu-Buddha dan Islam di Indonesia
A. Peninggalan Sejarah Kerajaan Hindu di Indonesia
B. Peninggalan Sejarah Kerajaan Buddha di Indonesia
C. Peninggalan Bangunan Bersejarah yang Bercorak Hindu-Buddha 9
D. Peninggalan Sejarah Kerajaan Islam di Indonesia
E. Tokoh-tokoh Sejarah pada Masa Hindu, Buddha, dan Islam DiIndonesia

Bab II Kenampakan Alam dan Buatan serta Pembagian Waktu di Indonesia
A. Kenampakan Alam Wilayah Indonesia
B. Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia
C. Cuaca dan Iklim di Indonesia
D. Kenampakan Buatan di Indonesia
E. Pembagian Waktu di Indonesia
Bab III Keragaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia
A. Persebaran Suku Bangsa di Indonesia
B. Keragaman Suku Bangsa di Indonesia
C. Keanekaragaman Budaya di Indonesia
D. Sikap Menghormati Budaya Bangsa Indonesia
Bab IV Kegiatan Ekonomi di Indonesia
A. Jenis dan Bentuk Usaha Bidang Ekonomi
B. Kegiatan Ekonomi
Ujian Akhir Semester 1

Selasa, 26 Mei 2015

Jadwal UAS 2


Semangat pagi, sudahkah kalian siap menghadapi Ulangan Akhir Semester 2? Yeach, semoga kalian siap menghadapinya. Berikut ini disampaikan jadwal UAS yang perlu kalian ketahui.

Jumat, 22 Mei 2015

Kisi-kisi Ulangan Akhir Semester 2

Tak terasa, waktu berlalu dengan cepatnya. Sebentar lagi Ulangan Akhir Semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 akan segera dilaksanakan. Kalian tentu berharap agar tahun ini bisa naik kelas. Nhah, untuk lebih mempersiapkan diri, berikut ini akan disampaikan kisi-kisi Ulangan Akhir Semester 2 Kelas III.
silahkan disimak


NO
MAPEL
MATERI
1
Pendidikan Agama Islam
QS Al Qoriah, Al Adiyat, AL Zalzalah
Tauhid (Uluhiyah, Rububiyah, Mulkiyah)
Akhlaq terpuji (belajar, ibadah, kerja keras)
Ibadah, ketentuan dalam shalat
Tarikh, budaya Islam (pokok ajaran Islam)
Kemuhammadiyahan, dasar-dasar pendidikan Muhammadiyah
2
Pendidikan Kewarganegaraan
Harga diri, kekhasan Bangsa Indonesia (Kebhinnekaan dan keragaman budaya, Kekayaan alam, gotong royong)
Sikap Bangga sebagai anak Indonesia
3
Bahasa Indonesia
Tanggapan, Drama, Percakapan telepon, Menceritakan peristiwa teman, Membaca intensif, Membaca dan menulis puisi, Gambar seri (karangan)
4
Ilmu Pengetahuan Alam
Gerak Benda, Energi, Bentuk permukaan bumi, Cuaca, Sumber Daya Alam
5
Matematika
Pecahan (Mengenal pembilang dan penyebut pecahan, membandingkan dengan gambar, garis bilangan, perkalian silang, menuliskan lambang pecahan dari gambar yang disediakan, soal cerita tentang pecahan)
Mengenal bagian-bagian sudut (nama, kaki, titik sudut, jenis-jenis sudut berdasarkan besarnya, jarak putaran)
Sifat bangun datar segitiga persegi panjang, luas, keliling, mencari panjang/lebar)
6
Ilmu Pengetahuan Sosial
Jenis pekerjaan, Semangat kerja, Jual beli, Uang, Mengelola uang
7
Bahasa Jawa
Kadadeyan, Dolanan, Tetani
8
Bahasa Inggris
Hobbies, Fruits, Subjects, Pets Animal, Do something
9
Teknologi informasi dan Komunikasi
Mengatur paragraf dalam dokumen
Memasukkan gambar ke dalam dokumen
Membuat dokumen bervariasi
10
Seni Budaya dan Ketrampilan
Kreasi lampu sederhana

Kamis, 21 Mei 2015

Evaluasi Pembelajaran, asesmen dan Ujian Negara

Alhamdulillah, Senin hingga Rabu kemarin (18-20 Mei 2015) murid-murid jenjang Sekolah Dasar telah melaksanakan Ujian Nasional (walaupun disebut juga dengan Ujian Sekolah) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Pada hari ini hingga sabtu, murid-murid masih melaksanakan ujian sekolah untuk mata pelajaran Agama, IPS, PKn, dan muatan lokal.
Pada publikasi berikut, akan saya tuliskan beberapa pertanyaan dan jawaban yang terkait dengan Evaluasi Pembelajaran. Ini merupakan tugas tutorial mata kuliah Evaluasi Pembelajaran di SD pada program PGSD Universitas Terbuka.


1.        Apa yang kamu ketahui tentang asesmen alternatif? Dan tunjukkan kelebihannya terhadap asesmen tradisional!
Jawab :
Asesmen alternatif merupakan suatu bentuk asesmen yang merupakan alternatif dari asesmen tradisional. Bila asesmen tradisional hanya mengandalkan tes tertulis dan menilai ranah kognitif saja, maka asesmen alternatif menilai hasil belajar siswa ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik serta penilaian selama proses pembelajaran berlangsung. Alat ukur yang digunakan dalam asesmen alternatif tidak hanya berupa tes tertulis tetapi juga menggunakan alat ukur non tes yang berupa penyelesaian tugas-tugas, lembar pengamatan selama proses pembelajaran dan lembar penilain (rubrik).
Kelebihan asesmen alternatif :
·      Dapat menilai hasil belajar yang kompleks dan keterampilan-keterampilan yang tidak dapat dinilai dengan asesmen tradisional.
·      Menyajikan hasil penilaian yang lebih hakiki, langsung, dan lengkap, karena semua ranah diukur baik kognitif, afektif maupun psikomotorik.
·      Meningkatkan motivasi siswa, karena siswa mengetahui apa yang akan dilakukan dan persyaratan apa yang harus dipenuhi agar nilai yang diinginkan dapat tercapai.
·      Mendorong pembelajaran dalam situasi yang nyata, karena siswa melakukan unjuk kerja dalam situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
·      Memberi kesempatan kepada siswa untuk self evaluation (evaluasi diri)
·      Membantu guru untuk menilai efektifitas pembelajaran yang telah dilakukan.
·      Meningkatkan daya transferabilitas hasil belajar.
    
2.        Bagaimana anda menilai portofolio siswa?
Jawab :
·      Guru dan siswa berdiskusi membuat kesepakatan kriteria penilaian di awal pembelajaran. Penilaian yang dilakukan tidak hanya pada hasil tes saja tapi juga hasil dari keseluruhan proses pembelajaran, baik di sekolah maupun masukan yang berdasar dari orang tua atau orang lain yang memahami kemampuan siswa.
·      Dalam penilaian guru harus melaksanakan kriteria penilaian yang sudah disepakati dengan siswa dengan konsisten.
·      Hasil penilaian selanjutnya digunakan sebagai penentuan tujuan pembelajaran berikutnya.
·      Penilaian dalam asesmen portofolio dilaksanakan secara terus menerus atau berkesinambungan.
·      Hasil karya siswa dikumpulkan dan disusun secara sistematis.
·      Setiap satu minggu/dua minggu sekali, guru dan siswa mereview karya siswa kemudian siswa memperbaikinya.
·      Setelah guru dan siswa menyeleksi hasil perbaikan pekerjaan, portofolio disimpan dalam folder sebagai bukti akhir pencapaian hasil belajar siswa.   

3.        Pembelajaran yang terjadi pada saat ini kurang memperhatikan pengembangan ranah afektif. Analisislah dampak yang terjadi dari pembelajaran tersebut!
Jawab :
Semua elemen yang terlibat dalam pendidikan tentu mengetahui pentingnya ranah afektif. Dari pembuat kebijakan sampai pelaksana kebijakan (guru)  menyadari akan pentingnya ranah afektif. Namun, kesadaran ini hanya sebatas menyadari saja, belum ada tindakan nyata untuk meningkatkan ranah afektif dalam pembelajaran.
Sebagai pembuat kebijakan kalau memang benar-benar menyadari ranah afektif sangatlah penting, mengapa jam tatap muka pelajaran agama masih sangat sedikit (hanya dua jam dalam satu minggu). Langkah nyata pembuat kebijakan mengenai ranah afektif dengan cara menambah jam tatap muka mata pelajaran agama. Kepala Sekolah beserta guru sebagai Tim Pengembang kurikulum di sekolah masing-masing seharusnya bisa mengembangkan kurikulum yang mengutamakan ranah afektif dibandingkan ranah kognitif dan psikomotor.
Beberapa dampak akibat masih lemahnya pengembangan ranah afektif :
a.      Tindakan kekerasan yang terjadi di masyarakat disebabkan pengetahuan tentang nilai agama di sekolah hanya pada taraf transfer ilmu dan tidak diperdalam pada pengembangan ranah afektif dan psikomotorik. Yang semestinya pengetahuan tersebut menjadi nilai, ternyata hanya sebatas ilmu saja.
b.      Maraknya korupsi, narkoba, dan praktek prostitusi mencerminkan gagalnya pendidikan agama dan moral. Hal ini diperkuat dari fakta yang ada, ketika orang tua akan cemas apabila nilai pelajaran eksak anaknya jelek. Tapi mereka (orang tua) atau bahkan gurupun kurang memperdulikan bagaimana siswa bergaul, berperilaku atau bertutur kata. Orang tua bangga bila nilai rapot anaknya bagus, tapi mereka tidak memperdulikan proses pencapaiannya. Akhirnya sekarang banyak siswa bahkan orang mengambil jalan pintas untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan, walaupun itu bertentangan dengan hati nurani, hukum, maupun aturan agama.
c.       Sekolah sebagai lembaga formal, merasa ketakutan apabila ada siswanya gagal LULUS Ujian Akhir, akhirnya mereka berbuat curang dengan memberi jawaban pada siswa. Hal ini menjadi sebuah keprihatinan dimana lembaga yang  harusnya mengajari MORAL BAIK justru menelikung dan mendidik siswanya menghalalkan cara yang tidak bermoral.


4.        Bagaimana cara meminimalisir pengaruh unsur subjektif dalam pemeriksaan tes uraian?
Jawab :
a.      Jawaban siswa diperiksa oleh dua orang pemeriksa yang masing-masing bekerja sendiri-sendiri. Sebelum memeriksa, kedua pemeriksa membuat kesepakatan untuk menyamakan persepsi. Melakukan uji coba pemeriksaan jawaban siswa
b.      Pemeriksa harus menentukan pedoman penskoran yaitu dengan cara:
ü  Tulis jawaban terbaik pada setiap pertanyaan. Bila ada jawaban lain, maka jawaban tersebut harus ditulis.
ü  Tandai butir, kata kunci, atau konsep yang harus muncul pada jawaban tersebut
ü  Beri skor pada setiap butir, kata kunci, atau konsep yang harus muncul pada jawaban tersebut
ü  Butir, kata kunci, atau konsep yang lebih penting dapat diberi skor yang lebih dari yang lain
c.       Periksalah hasil tes uraian siswa dengan menutup namanya.
d.      Untuk menghindari kesalahan dalam pemeriksaan maka kita sebagai pemeriksa segera beristirahat bila dirasa lelah. Karena bila kita teruskan takutnya kita tidak konsisten pada penilaian tes uraian.
e.      Periksalah jawaban no 1 sampai butir soal terakhir pada hasil tes keseluruhan siswa untuk menghindari efek bawaan, baru dilanjutkan mengoreksi nomor 2 untuk semua siswa dan seterusnya.
5.        Jelaskan pendapat anda bahwa ujian negara memberikan kontribusi pada pemerataan kualitas!
Jawab :
Ujian negera merupakan salah satu cara untuk mengetahui kualitas hasil belajar siswa seluruh nusantara. Untuk mengetahuinya maka alat tes yang digunakan harus sama. Sehingga akan jelas perbandingan hasil belajar siswa satu dengan siswa lainnya dalam satu sekolah atau antara sekolah yang satu dengan sekolah yang lainnya. 
Sebagai contoh, nilai rata-rata Matematika di sekolah A lebih baik dari sekolah B. Kepala sekolah, guru, dan pengawas pasti akan menganalisis penyebab fakta tersebut. Dan bila telah ditemukan hal ini akan menjadi acuan peningkatan mutu pendidikan dengan memperbaiki pembelajaran, fasilitas, dan tenaga pendidik. Sehingga diharapakan pada tahun yang akan datang nilai matematika di sekolah B bisa meningkat. Inilah maksud Ujian Negara dilakukan sebagai sarana pemerataan kualitas hasil belajar.

Jumat, 24 April 2015

belajar membuat soal



Pada hari ini, Jumat (24 April 2015) guru di sekolah kami belajar bersama mengenai pembuatan soal, tercatat ada sebanyak 35 guru. Soal yang dipelajari kali ini agak lain dari biasanya, mengapa? Ya karena soal yang dibuat adalah soal berbasis online dan offline.
Memang, program yang digunakan bukanlah program baru yang sering anda sekalian ketahui, yaitu menggunakan Proprofs dan quizcreator.



Senin, 13 April 2015

Evaluasi Pembelajaran

Ujian Nasional saat ini sudah mulai berlangsung untuk jenjang Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan. Sore kemarin (Minggu, 12 April 2015) saya menjumpai sebuah mobil patroli polisi yang parkir di halaman sebuah SMK. Walaupun "kesakralan" UN saat ini mulai berkurang, namun pengamanan ternyata masih ada, minimal ada mobil patroli polisi yang parkir disitu.
Kali ini saya akan menuliskan tugas tutorial yang harus saya kerjakan pekan ini. Berikut ini ada beberapa soal Evaluasi Pendidikan di Sekolah Dasar.

Berikut soalnya :

Berilah alasan mengapa seorang guru harus mempelajari evaluasi pembelajaran. Jelaskan! (nilai max 20)
Jelaskan perbedaaan antara alat penilaian dengan alata penilaian non-tes ! (nilai max 15)
Jelaskan kelebihan dan kekurangan antara tes obyektif dengan tes uraian! (nilai max 15)
Apa yang anda ketahui tentang penilaian proses pembelajaran? (nilai max 25)
Buatlah gambaran sederhana bagaimana idealnya seorang guru menentukan anak didiknya naik kelas? (nilai max 25)

Selasa, 03 Februari 2015

mencoba web WhatsApp


Beberapa hari yang lalu, seorang teman di group Whatsapp (WA) mengatakan bahwa WA bisa digunakan pada PC. Tentu saja ini merupakan kabar yang menggembirakan, setelah sebelumnya bisa digunakan pada PC namun harus menjalankan bluestacks. dan sayapun belum mencoba menggunakan bluestacks.


Cara penggunaannya sangat mudah.
Pertama, perbarui aplikasi WhatsApp Anda melalui Google Play Store, BlackBerry App World atau Windows Store.
Kedua, dengan menggunakan peramban (browser) Google Chrome, buka laman https://web.whatsapp.com
Ketiga, selanjutnya Anda akan diminta memindai QR Code di browser Chrome menggunakan aplikasi WhatsApp di ponsel Anda. Caranya dari aplikasi WA di ponsel, pilih menu WhatsApp Web, lalu pindai QR Code yang ada di layar PC, capture. Tunggunsampai sinkronisasi selesai.

Keempat, TARAAAAAAAAAAAAAAAA.....
Begini hasilnya,
Selamat mencoba.

#catatan : saya belum pernah mencoba ponsel dalam keadaan nonaktif. Aplikasi ini mengharuskan aplikasiyang ada di ponsel tetap hidup.



Senin, 02 Februari 2015

NATA UKARA

KD          : menulis karangan sederhana
Indikator : siswa dapat menulis kalimat sesuai dengan kaidah penulisan kalimat.

Tatanen ukara ing ngisor dadi ukara kang becik!
1.        murid – telu – Aksa – kelas – SD – Birrul Walidain  
    
2.        ing – omah – diumbar – pitike – latar
     
3.        sowan – Fitri – Wonogiri – ing – simbahe
     
4.        berobat – puskesmas – Hamid – menyang
      
5.        mangan – kakean – pedes – mules – wetenge
      
6.        mundhut – Ibu – gendhis – pasir – kilo – kalih
      
7.        sare – simbah – ana – kamar – ing – ngarep
      
8.        larang – endhog – Jawa – pitik – iku – regane
      
9.        pitik – makani – seneng – Ari – nganggo – jagung
      
10.    sepedha – digawa – rusak – bengkel – menyang – Tono
    

ULANGAN HARIAN SEMANGAT KERJA

KKM Kelas III Semester 2

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL
Kelas III Semester 2

NO
MAPEL
MATERI
KKM
1
Pendidikan Agama Islam
QS Al Qoriah, Al Adiyat, AL Zalzalah
Tauhid (Uluhiyah, Rububiyah, Mulkiyah)
Akhlaq terpuji (belajar, ibadah, kerja keras)
Ibadah, ketentuan dalam shalat
Tarikh, budaya Islam (pokok ajaran Islam)
Kemuhammadiyahan, dasar-dasar pendidikan Muhammadiyah
75
2
Pendidikan Kewarganegaraan
Harga diri
Bangga sebagai anak Indonesia
75
3
Bahasa Indonesia
Tanggapan
Drama
Percakapan telepon
Peristiwa/pengalaman
Membaca intensif
Puisi
Gambar seri (karangan)
74
4
Ilmu Pengetahuan Alam
Gerak Benda
Energi
Kenampakan Alam
Cuaca
Sumber Daya Alam
74
5
Matematika
Pecahan
Sudut
76
6
Ilmu Pengetahuan Sosial
Jenis pekerjaan
Semangat kerja
Jual beli
uang
75
7
Pendidikan Jasmani
Gerak jalan, lari, gerak mengayun, menekuk, memutar.
Aktifitas kebugaran jasmani, senam lantai
76
8
Bahasa Jawa
Kadadeyan
Dolanan
Pendhidhikan
Tetani
75
9
Bahasa Inggris
Aktifitas sehari-hari
Hobi/ kegemaran
75
10
Teknologi informasi dan Komunikasi
Mengatur paragraf dalam dokumen
Memasukkan gambar ke dalam dokumen
77
12
Seni Budaya dan Ketrampilan
Energi angin dan pemanfaatannya
Karya tiga dimensi
Listrik DC
75